Pasca lebaran, beberapa kasus muncul di lingkungan siswa - siswi SMK Ma'arif 1. Antara lain banyak siswa yang membawa HP berkamera. Beberapa HP telah disita oleh sekolah dan hanya dapat diambil oleh orang tua.
Kasus yang lain adalah beberapa siswa yang diketahui tidak aktif mengikuti PBM alias mbolos sehingga Wali kelas dan BP telah memanggil orang tua bersama siswa yang bersangkutan. Kebanyakan siswa 'mbeling' ini dari rumah tetap berangkat, meminta sangu dan yang pasti orang tua tidak mengetahui anaknya mbolos. dihadapan orang tua, wali kelas dan conselor mereka telah menandatangani pernyataan untuk kembali aktif belajar.